Postingan

50 PUISI YAI HARIS

Gambar
[22/8/2017 3:56 AM] Prof. Dr Abd Haris: UNMUS, Universitas Negeri Musamus Perhelatan seru. Di kampus Unmus yang biru. Berbagai tarian ditampilkan dengan haru. Suara apa yang mereka ucapkan dengan malu. Suara kendang. Dengan lagu-lagu berdendang. Tampak rasa syukur atas karunia yang kumandang. Seiring suara rektor unmus yang terang. Meneriakkan kata dengan suara yang riang. Berbagai suku ada. Mulai suku Wamena dan Jawa. Suku-suku yang tak terhitung jumlah. Semua tampilkan tarian dengan pola. Bahkan sebagian menggunakan koteka. Sangat indah mempersona tanpa biasa. Bahkan ibu-ibu berfoto bersama mereka. Mungkin pengalaman menjadi bahan cerita. Menari. Dirjen bak burung cenderawasih. Indah berbulu dengan suara lirih. Para rektor terlibat dengan mengikat jari. Goyangkan pinggul ke kanan dan kekiri. Bupati Merauke pun ikut dengan sangat hati-hati. Rektor Unmus luar biasa. Sajikan makanan serba ada. Makan dan minum sepuasnya. Tinggal pilih dan tinggal ucap semua bi...

Prof. Harist

Gambar
[24/10/2017 4:23 PM] Prof. Dr Abd Haris: BURUNG, Manisfestasi Keindahan Ilahi. Teringat Rumi. Seorang Sufi di Konya Turki. Seringkali menyebut bunyi-bunyi. Suara burung disebut berkali-kali. Manifestasi keindahan Dia ilahi rabbi. Lihat dan baca syair-syair atau puisi-puisi. Begitu juga baca karya dia Fihi Ma Fihi. Pagi ini. Sengaja dengarkan bunyi-bunyi. Suara burung merdu dengan banyak variasi. Tertegun luar biasa merasa ada yang tersembunyi. Di sebalik suara ada pesan-pesan tak dimengerti. Boleh jadi perlu memahami dengan interpretasi. Sebagai Nabi Sulaiman yang sangat pandai. Mengerti dan bahkan bisa berkomunikasi. Dengan binatang sebagai ciptaanNya dengan jeli. Merasa saja. Ada pesan yang kuduga. Para burung membaca tasbih dan hamdalah. Atas anugerah Dia Yang Maha Kuasa. Bersyukur dengan keraskan suara yang indah. Mengajari makhluk lain termasuk manusia. Sering ingkar bahkan menutup tanpa jendela. Pengakuan dan membalas dengan segera. Oh..... Inikah hidup...